Month: February 2019

Cara Menganalisa Volatilitas Pasar

Bagaimana Cara kita Menganalisa Volatilitas Pasar

Bagaimana Cara kita Menganalisa Volatilitas Pasar! Dalam dunia forex trading tentu anda mengenal dengan analisa Forex. Nah analisa forex dilakukan oleh para trader untuk mengetahui dan memperkirakan atau memprediksi pergerakan dari pasar forex trading. Untuk kesempatan kali ini kata akan membicarakan mengenai analisa forex yang berhubungan dengan analisa volatilitas pasar forex trading. Menganalisa forex dapat juga diartikan untuk mengetahui trend forex trading pada saat ini, bagaimana arah trend forex trading kedepan.

Di kesempatan kali ini kami akan memberikan sedikit tutorial forex untuk pemula, yaitu mengenai volatilitas pasar. Dalam pembahasan kali ini mungkin para trader sudah ada yang memahami mengenai volatilitas pasar, namun ada pula yang baru mengetahui apa itu volatilitas pasar di dunia forex trading.

Volatilitas pasar
Volatilitas pasar sangat penting untuk diketahui seorang trader. Hal ini dikarenakan, ketika pasar bergerak tidak volatil atau terlalu volatile, trader biasa nya akan cenderung kesulitan untuk meraup keuntungan.

Volatilitas yang terlalu rendah. Biasa nya terjadi ketika beberapa pasar forex sedang libur dan ketika pasar sedang menunggu informasi yang sangat penting seperti suku bunga. Dan lain lain.

Sebaliknya. Jika terlalu tinggi biasanya terjadi ketika news sedang dirilis. Atau pun ketika ada peristiwa besar yang berdampak terhadap suatu negara (seperti proses brexit, teroris, dll). Jika Anda ingin menghindari volatilitas yang extreme. Entah itu terlalu rendah atau terlalu tinggi, maka hindari lah trading di saat – saat yang kami sebutkan di atas.

Penting untuk diingat, terutama untuk pengguna robot EA (baik itu forex robot gratis mau pun berbayar) yang sudah teruji sekali pun, menghentikan penggunaan robot di masa – masa ketika volatilitas pergerakan harga sedang extreme merupakan hal yang sangat penting. Ada kalanya juga trader mengenal dengan istilah “mengawal” robot forex. Dimana pergerakan robot forex juga dipantau langsung oleh trader, dan pada saat saat tertentu trader langsung melakukan eksekusi manual terhadap posisi yang dibuka oleh robot forex.

Hal ini dikarenakan, di masa – masa ketika volatilitas harga sedang extreme, Robot EA cenderung akan mengalami banyak masalah seperti slippage. Order tidak tereksekusi karena server sibuk, dan lain sebagainya. Selain itu pada saat volatilitas harga sedang dalam keadaan tak menentu, terkadang pergerakan dan open posisi yang dilakukan oleh robot juga kurang efektif, bahkan cenderung malah sering menyebabkan kerugian saat trading.

Terakhir, jika Anda ingin mengukur volatilitas pasar dengan menggunakan indikator, penulis merekomendasikan dua indikator teknikal, yaitu Bollinger band dan ATR.

Itu lah sedikit informasi cara mudah belajar forex terkait volatilitas pasar yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Begini cara Menentukan Trend Dalam Forex Trading

Begini cara Menentukan Trend Dalam Forex Trading!

Para pelaku bisnis forex trading pasti sudah mengetahui dengan banyak sekali teknik dan juga analisa trading yang banyak bertebaran dan dibagi baik di forum maupun di website trading. Banyak sekali metode yang dibagi mengenai cara untuk mengetahui arah trading dan arah trend suatu pergerakan pair dalam forex trading. Namun apakah benar trend itu bisa ditentukan? bisa diketahui sebelumnya? benarkah analisa forex mengenai trend itu selalu benar dan profit? nah pertanyaan – pertanyaan diatas tentunya akan butuh jawaban dan dibawah ini kita akan mengupas mengenai hal tersebut. Ada istilah trader yang menyatakan bahwa “Trend is your friend”. Itu lah peribahasa bijak yang banyak disarankan trader profesional ke trader pemula.

  • Bagaimanakah cara menentukan trend, dan bagaimanakah cara trading forex dengan mengikuti trend?

Nah, untuk menentukan trend, ada dua cara yang bisa Anda gunakan. Yaitu dengan menggunakan indikator dan tanpa menggunakan indikator.

Jika Anda ingin menggunakan indikator. Moving average merupakan indikator yang sangat penulis sarankan untuk Anda gunakan. Dalam hal ini. Anda dapat menggunakan dua periode moving average, seperti 20 dan 50, 12 dan 26, 10 dan 20, dll.

Jika posisi MA berperiode pendek berada di atas MA berperiode panjang, maka trend yang sedang terjadi adalah uptrend, dan selama itu posisi paling aman yang bisa Anda buka adalah buy. Sebaliknya, jika posisi MA berperiode pendek berada di bawah MA berperiode panjang, maka trend yang sedang terjadi adalah downtrend, dan selama itu posisi paling aman yang bisa Anda buka adalah sell. Itu jika kita berpedoman dengan menggunakan indikator moving avarage dalam forex trading.

Seperti halnya dibahas didepan, bahwa selain trend yang dianalisa dengan indikator, ada juga trend yang dibaca tanpa menggunakan indi. Untuk pembacaan trend tanpa menggunakan indikator, Anda dapat menggunakan analisa puncak dan lembah. Jika puncak dan lembah yang terjadi membentuk pola higher low dan higher high, maka trend yang terjadi adalah uptrend. Begitu pula sebaliknya.

Dalam praktek nya, untuk bisa mendapatkan keuntungan di dunia forex trading, mengetahui trend saja tidak lah cukup. Selain mengetahui trend, Anda sebaiknya juga harus mengetahui titik Support dan resistance, melihat berita forex hari ini, dan memiliki sistem trading yang lengkap (baik itu sistem yang didapat dari tutorial forex gratis, mau pun dari mentor berbayar).